Postingan

MEMBEDAKAN PARADIGMA FAKTA SOSIAL, PARADIGMA DEFINISI SOSIAL, DAN PARADIGMA PERILAKU SOSIAL

MEMBEDAKAN PARADIGMA FAKTA SOSIAL, PARADIGMA DEFINISI SOSIAL, DAN PARADIGMA PERILAKU SOSIAL Friedrichs kali pertama menjelaskan paradigma sebagai pandangan mendasar dari satu disiplin ilmu tentang apa yang semestinya dipelajari “ a fundamental image a dicipline has of its subject matter.” Setelah itu, George Ritzer mendefinisikan Paradigma adalah “what is the subject matter of science” Paradigma sosiologi yaitu: Paradigma Fakta Sosial, Paradigma Definisi Sosial, dan Paradigma Peril aku Sosial. Berikut ini penjelasan mengenai ketiga paradigma tersebut : No Paradigma Penjelasan Fakta Sosial Dalam paradigma fakta sosial terdapat sesuatu di luar diri kita yang mampu memaksa diri kita untuk melakukan sesuatu agar dapat berperilaku sesuai dengan apa yang ada di luar diri kita itu. Jadi, perilaku seseorang dapat dikontrol. Dalam hal ini struktur bisa memaksa. Ex : Norma, aturan, nilai-nilai, kondisi, situasi, serta sekian...

penerbitan perpu ormas

Gambar
PENERBITAN PERPU ORMAS NO 2 TAHUN 2017 LAPORAN DisusununtukmemenuhitugasmatakuliahSosiologi Agama yangdibimbingoleh Dr. M. HusnaAmal. Oleh AinulYaqin          U20153014 PRODI BAHASA DAN SASTRA ARAB FAKULTAS USHULUDDIN, ADAB DAN HUMANIORA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI JEMBER DESEMBER 2017 A.   IdentitasNarasumber        Nama                                   :KH AcmatMu’isSonhaji M Si Alamat                                 : Jl. BasukiRahmat V/31 Kebonsari JemberJawatimur Jabatan   ...

perkembangan ilmu ma'ajim

A       AINUL YAQIN U20153014 BSA 5   Beberapa Faktor Disusunnya Kamus Arab Sebelum era Dinasti Abbasiyah, bangsa Arab, terutama umat islam, belum banyak yang mengenal pentingnya kodifikasi bahasa atau penyusunan kamus-kamus bahasa arab. Paling tidak, menurut Imel badi’ Ya’qub, ada 3 faktor yang menyebabkan kenapa bangsa Arab belum atau terlambat dalam hal penyusunan kamus. [1] Pertama , Mayoritas bangsa Arab masih ummy (buta huruf) sebelum Islam datang di Jazirah Arab, bangsa Arab yang bisa membaca dan menulis dapat dikatakan sangat minim. Nabi Muhammad SAW sendiri menyatakan, dan al-Qur’an menegaskan, apa yang telah diketahui orang-orang pada zamannya, yaitu bahwa beliau buta huruf, dan tak mungkin dapat menyusun Al-Qur’an. Memang, pada era wahyu al-Qur’an diturunkan, mayoritas sahabat Nabi juga tidak banyak yang mampu membaca dan menulis. Kenyataan ini yang menyebabkan masyarakat bangsa Arab kurang ...

KRITIK SASTRA ARAB KLASIK

Gambar
AINUL YAQIN U20153014 BSA 5  

KARAKTERISTIK TES YANG BAIK

Gambar
KARAKTERISTIK TES YANG BAIK MAKALAH Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah taqwin at-ta’lim (Evaluasi Pembelajaran) yang dibimbing oleh Ibu Eni Zulfa Hidayah M . Pd. Disusun Oleh : Kelompok 4 Ainul Yaqin                             ( U 2015 3 01 4 ) Ahmad Zamroni                      ( U 2015 3 0 30 ) PRODI BAHASA DAN SASTRA ARAB FAKULTAS USHULUDDIN, ADAB DAN HUMANIORA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI JEMBER MARET 2018 KATA PENGANTAR Assalamualaikum Wr. Wb. Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT. yang telah melimpahkan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik. Shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW. sebagai pembawa ka...